Membuat Background Baris Data Berselang-seling di Excel 2007

Salah satu cara untuk membuat agar pembacaan data lebih mudah mungkin adalah dengan membuat bayangan background nya berselang seling warnanya. Jadi deretan urutan baris Row nya mudah di kenali dalam pembacaannya. Bagi pengguna Excel 2007 disini saya akan coba share tentang bagaimana cara untuk membuat bayangan baris data kita menjadi berselang seling dengan cara yang cepat. Seperti contoh daftar siswa berikut ini:


Bagaiamana prosesnya?
Langsung aja ya, buka data Ms Excel anda yang akan di buat background selang-seling.
Sorot seluruh range yang berisi data (header nya tidak perlu). Lalu pada kelompok menu Home pilih Conditional Formating

 Pada dialog yang terbuka pilih New Rule. Pada dialog box berikutnya pilih "Use a formula to determine whichcells to format"

 Pada formula bar ketikkan formula berikut :
 =MOD(ROW();2)<>0  
Seperti tampak pada gambar berikut:

Lalu klik tombil Format untuk membuka dialog format cell nya. Tentukan kondisi warna selang yang di inginkan. Dalam contoh saya pilih warna kuning. Lalu klik OK

Maka akan tampak satu sample format kondisi warna yang di seting tadi, seperti tampak pada gambar , Klik OK untuk mengkonfirmasi dan menutup dialog.

Format kondisi kita selesai disetting. Tinggal klik OK dan ....

Kalau anda melakukan langkah yang benar hasil seperti pada contoh gambar data siswa diatas akan terbentuk.
Bayangan baris data tersebut tidak akan hilang/terhapus saat anda menghapus isi data pada range tersebut. Juga saat anda menyisipkan Row baru ataupun menghapus sebagian Row nya. Coba saja

Demikian Tips dari saya kali ini. Jika bermanfaat silakan di share dengan menyertakan sumbernya.
Salam.

Cara Update PHP di XAMPP


Langsung aja deh ya, pada kesempatan kali ini saya akan share satu tips kecil yang saya anggap baru (tapi gak tau kalo buat anda , hehee) Tapi yang penting ada manfaatnya lah ya.
Buat para master-master web pasti deh gak aneh sama yg nama’nya XAMPP, kalo bagi yang belom paham apa itu XAMPP ya coba deh nanya2 sama Pakde Google, apa XAMPP itu. 

Mungkin anda sedang akan menjalankan sebuah fitur web ( Wordpress misalnya). yang membutuhkan minimal 5.2.4.. Sedangkan anda sudah terlanjur menginstal XAMPP yang serinya membawa paket PHP versi 4.2. Tentu script yang ada sebagian akan tidak terealisasi alias error. Dalam keadaan seperti ini anda tidak perlu/harus menginstal ulang XAMPP nya, tapi cukup meng Update PHP nya saja. Nah ini yang mau saya share kali ini ( jadi puanjang ya dongengnya.. hehee ). Gapapa deh, yang penting akhirnya masalah teratasi.

Berikut langkap-langkah perjalanan Update PHP di XAMPP :


1) Download dulu ZIP PHP Binary nya di http://windows.php.net/download/. Pilih aja yang VC9 x86 Thread Safe
2) Unzip/Extrak file PHP zip tersebut
3) Kemudian masuk ke direktori PHP dari XAMPP (biasanya ada di C:/xampp/php). Backup dahulu satu folder PHP tersebut buat jaga-jaga
4) Hapus semua isi dari folder PHP XAMPP tersebut
5) Kopi isi folder PHP yang baru ke folder PHP XAMPP
6) Kopi file php5apache2_2.dll dan php5apache2_2_filter.dll ke folder apache/modules. Jika disuruh overwrite, lakukan overwrite
7) Selesai. 



Sekarang coba jalankan Apache XAMPP, jika berhasil maka Apache dengan sukses dapat berjalan.
Untuk memastikan bahwa versi PHP anda sudah ter update / berubah,  coba gunakan fungsi phpinfo().

Demikian tutorial singkat tentang cara update PHP di XAMPP windows kali ini. 

Semoga bermanfaat.

Cara Setting IIS 7 di Windows 7 32 bit


Internet Information Services atau disingkat dengan IIS adalah sebuah internet-based services untuk server yang diciptakan oleh Microsoft. Pada server ini terdapat beberapa service antara lain HTTP/HTTPS, FTP, FTPS, SMPT dsb. Pada Windows 7, IIS yang digunakan adalah IIS 7. 


Untuk anda pengguna Windows 7 versi 32 bit, seperti saya juga. Agar dapat memanfaatkan fitur bawaan Windows yang bernama IIS tersebut, dibawah ini saya coba share kan tips nya. Langsung aja deh ya :
  1. Pertama sekali arahkan mouse ke menu Start >> lalu klik  Control Panel >> Programs dan pada Programs and Feature klik Turn Windows Features on or off.
  2. Akan muncul window baru, centang pada Internet Information Services.
  3. Lalu expand pada Internet Information Services, beri tanda centang juga pada World Wide Web Services > Application Development Features > ISAPI Extension. ISAPI ini akan berguna ketika menginsall PHP nanti. Namun untuk amannya centang saja semua feature IIS.. hehehehehe. . 
  4. Dan kemudian klik OK dan tunggu hingga proses install IIS selesai.
  5. Restart Windows nya. Dan
  6. Selesai.
Untuk mengecek apakah IIS yang baru kita konfigurasikan tersenut sudah bekerja atau bekum,  buka browser dan kemudian masukkan URL http://localhost. Jika sukses harusnya logo IIS seperti pada gambar di atas akan muncul di halaman brouser anda.
DAn untuk Folder root si IIS ini letaknya ada pada C:\inetpub\wwwroot\.

Demikian semoga bermanfaat.

Cara Menginstal Komponen Quick Report di Delphi 7

Komponen Duick Report di Delphi 7 komponennya sebenarnya sudah terinstal bersamaan dengan instalasi program Delhpinya. Hanya saja keberadaannya belum tertampilkan di palet menunya. Untuk memunculkannya bagaimana? Berikut saya coba uraikan caranya:

Untuk memunculkan/menginstal komponen quick report ini, buka Windows Explorer anda dan masuklah ke dalam folder C:\Program Files\Borland\Delphi7\Bin, cari file dengan nama “dclqrt70.bpl”, komponen tersebutlah yang nantinya akan kita ambil. Kemudian ikuti langkah – langkah menginstalnya sebagai berikut :

1.      Buka program Delphi. Kemudian setelah muncul jendela kerjanya klik Component àInstall packages pada menu bar,

2.       Akan keluar jedela Form Project Options seperti gambar di bawah. Klik Add untuk menambahkan komponen.


3.      Setelah klik add, akan muncul dialog add design packages, masuk ke C:\Program Files\Borland\Delphi7\Bin,  dan cari file “dclqrt70.bpl” tadi, seperti gambar di bawah ini :

4.      Sorot/pilih file tersebut dan klik open. Maka pada design packages akan ada tambahan Quickreport Component seperti pada gambar di bawah ini :

5.      Lalu klik OK
6. Selesai. Komponen quick report anda sudah terinstal di dalam Delphi7, untuk menggunakannya cari komponen quickreport di komponen palette dengan nama QReport



Demikian Semoga bermanfaat.

Cara Mudah Menghapus File Temporary Windows

Siapa yang tidak ingin kinerja komputer nya selalu dalam performa yang baik. salah satu kiat usaha untuk itu adalah dengan menghapus file-file yang sudah tidak berguna lagi oleh si Windows, seperti file  temporary internet, cookies, history, temporary Windowsrecycle bin, dll.


Semua file-file tersebut di atas dapat dihapus secara manual, dengan masuk ke menu atau sub menunya yang menyediakan pilihan  untuk menghapus, atau hapus langsung melalui file explorer.  Misalnya untuk menghapus Cookies di Firefox kita  masuk ke menu Options, kemudian pilih Tab Privacy, kemudian pilih Remove Cookies.

Atau untuk menghapus temporary Windows dapat di lakukan dengan membuka Windows Explorer, lalu arahkan ke C/users/(nama komputer anda)/AppData/Local/Temp. Dan hapus semua file yang ada di folder Temp (Jangan hapus folder temp nya).

Cara menghapus seperti contoh di atas tentunya tidaklah praktis, karena kita harus melakukannya secara manual. Dan tentunya kita harus mengetahui dulu tempat sembunyinya file-file tersebut.

Tahukan anda kalau saat ini sudah banyak tools untuk keperluan menghapus file-file temporary, cookies, history, cache, dll seperti tersebut diatas? Disini saya bagikan info untuk anda salah satunya (yang gratis tentunya) yaitu  ATF-Cleaner. 

Tool ini menurut saya sangat bagus, mudah digunakan dan praktis, tinggal dieksekusi /dijalankan filenya (standalone), kemudian akan tampil jendela ATF Cleaner, kemudian kita dapat memilih file apa yang akan kita hapus, dengan pilihan : Windows Temp, Current user temp, All user temp, Cookies, Temporary internet files, History, Prefetch, Java cache, dan Recycle Bin, atau kalau mau menghapus semua kita tinggal pilih Select All. Setelah memilih, kita tinggal klik pada tombol Empty Selected.


Ukuran filenya juga sangat kecil, dibawah 50KB, untuk all Windows dapat didownload disini.

Semoga bermanfaat.

Membuat dan Menghapus Folder dengan PHP


Menbuat Folder baru atau Menghapus folder yang kosong dengan menggunakan script PHP tidak lah sulit. Dan bagi anda yang sedang mengutak atik file di localhostnya terkadang pasti memerlukan ini. Script PHP fungsi untuk membuat folder adalah mkdir. Sedang untuk menghapusnya adalah fungsi rmdir. Berikut contoh penggunaanya :

Buat Folder baru dengan nama Folderku:

<?php 
$folder = "Folderku";  //nama direktori 
$buatfolder = mkdir ($folder); 
if ($buatfolder) { 
echo "folder sukses dibuat"
else 
echo "folder gagal dibuat;
?>

Hapus folder yang bernama Folderku "

<?php 
$folder = "Folderku";  //nama direktori 
$deletfolder = rmdir ($folder); 
if ($deletfolder)
echo "folder berhasil di hapus
else 
echo "penghapusan folder gagal;  
?>

Catatan :
Script di atas ($folder = "Folderku";) hanya akan membuat dan menghapus folder yang berada di tempat (Path) yang sama. Jika folder berada di luar Path tempat menyimpan script anda harus mendeklarasikan Pathnya dengan lengkap.
Contoh:
$folder="C:/Program Files/Folderku";

Demikian semoga bermanfaat.
Jangan lupa koment nya sebelum pergi ya..

Belajar Membuat Program dengan Delphi7 (bag. 4)

Menyimpan Proyek Delphi

Met Pagi semua.
Udah gak sabar mau melanjutkan ulasan proyek Delphi kita?
Langsung aja kita ke TKP deh.

Buka aplikasi Borland Delphi7 anda (ini wajib lho).
Ulangi dulu langkah yang di kerjakan pada bag 1-3 yang lalu. Setidaknya 1 bagian terjalankan. Kalu enggak lha proyek apa yang mau kita simpan sekarang? hehee.
Form nya seperti ini :

Disini saya akan jelaskan cara pintas termudahnya aja dulu ya untuk menyimpan proyek Delphi yang telah kita buat ini. Lewat default auto nya mbah Delphi kalo istilah saya.

Langsung aja, tuju menu File pilih Save All aja. Seperti ini


Maka akan muncul dialog save yang defaultnya seperti ini:

Beri nama untuk menyimpan Formnya. Sementara kita belum memahami betul soal ini, extensi pas nya jangan di ganti agar tidak terjadi hal2 yang mungkin tidak kita inginkan nanti. Cukup ganti nama filenya saja. lalu klik simpan.
Kemudian akan muncul dialog save yang kedua dengan default dialognya seperti ini:

Lihat di kolom extensi file nya. Extensi dpr menandakan ini untuk nama file proyek Delphi nya. Ganti namanya sesuai keinginan anda tapi jangan engganti extensi nya. Kecuali nanti kalo anda sudah benar2 memahami tentang hal ini.

Selesai.
Lho? kok? Cuma gitu aja? Ya gitu aja. Mau gimana lagi?
Coba sekarang cek di Windows Explorer cari tempat kita menyimpan file tadi. Perhatikan jenis2 extensi file yang ada disitu. Harus ada extensi cfg,dof,dpr,exe,rs,dcu,dfm dan pas.

Coba sekarang lakukan eksekusi file exe nya. Jika semua benar maka program yang telah kita buat tadi akan terbuka/dijalankan pada desktop windows. Dan..

Selamat. Anda berhasil.
Segini dulu ya tips dari saya untuk kali ini. Ikuti terus kelanjutannya 




Belajar Membuat Program dengan Delphi7 (bag. 3)


Selamat datang kembali. Anda kemari tentunya karna ingin melanjutkan bahasan kita yang belum kelar kemarin kan?
Oke. Karna saya udah janji kemaren, mari kita lanjutkan proyek pembuatan program input data anggota Delphi kita. Setelah anda berhasil membuat proses Input,edit, hapus dan melakukan pemanggilan data ke dan dari database dengan form Delphi (Belajar Membuat Program Dengan Delphi bag 2). Kali ini sesuai urutan yang saya janjikan, bahasan kita adalah bagaimana memanggil data dari database melalui daftar data yang ada / ditampilkan di DBGrid.

Langsung atau mau bikin The susu dulu? Hehee
Persiapannya: Ulangi Buat kembali Form Input data yang seperti kemaren. Udah mulai apal kan caranya 3x buat.?. Sekedar mengingatkan, bentuk formnya sbb:


Sekarang kita menuju ke TKP.
Klik dua kali (dobel klik) pada DBGrid. Akan muncul kolom Editing DBGrid seperti ini:

Lalu arahkan mouse ke gambar ikon di sudut kiri atas (dilingkari merah pada gambar di bawah) yaitu tombol Add New (Ins). Klik untuk menambahkan field di kolom. Tambahkan sebanyak 5 field baru.

Klik field(0). Kemudian pindah ke menu Properties. Pilih FieldName pilih id
Klik field(1). Kemudian pindah ke menu Properties. Pilih FieldName pilih nama
Klik field(2). Kemudian pindah ke menu Properties. Pilih FieldName pilih tgl_lahir
Klik field(3). Kemudian pindah ke menu Properties. Pilih FieldName pilih jns_kelamin
Klik field(4). Kemudian pindah ke menu Properties. Pilih FieldName pilih alamat

Sekarang kembali ke Form. Klik pada DBGrid. Lalu menuju ke Properties – pilih event – pilih onDoubleClick dan klik dua kali di kolomnya(yang dilingkari merah pada gambar dibawah ini).


Lalu tuliskan kode di bawah ini padanya:

procedure Tfrmanggota.DBGrid1DblClick(Sender: TObject);
begin
with DBGrid1.SelectedRows do
begin
Edit1.Text := DBGrid1.Fields[0].AsString;
Edit2.Text := DBGrid1.Fields[1].AsString;
Edit3.Text := DBGrid1.Fields[4].AsString;
datetimepicker1.DateTime:= DBGrid1.Fields[2].AsDateTime;
if DBGrid1.Fields[3].AsString = 'L' then
RadioButton1.Checked:=true
else
RadioButton2.Checked:=true;

Edit2.Enabled:= false;
Edit3.Enabled:= false;
DateTimePicker1.Enabled:= false;
RadioButton1.Enabled:= false;
RadioButton2.Enabled:= false;
Button1.Enabled:= true;
Button2.Enabled:= true;
Button3.Enabled:= true;
Button1.Caption:= 'Batal' ;
Button2.Caption:='edit';
Button3.Caption:= 'Hapus';
end;
end;

Lalu coba di Run program (tekan F9) dan dicoba meng klik dobel pada salah satu nama yang terdapat di daftar. Kalau anda melakukan proses diatas dengan benar, maka data akan di tampilkan di kolom inputnya dalam kondisi kolom-kolomnya tidak aktif selain kolom ID. Klik tombol Edit – kolom-kolomnya menjadi aktif – dan seterusnya. Jadi makin keren aja yah Form nya.


Selesai sudah proyek kita hari ini. Bagaimana, Mengasyikkan to belajar Delphi? Dengan kegigihan anda saya yakin tidak lama lagi anda bisa menjadi seorang programmer software yang professional.
O iya, kita udah buat proyek dari kemaren ko’ gak tau bagaimana cara menyimpannya.. Padahal namanya menyimpan document kan penting Gan. Iya. Tapi kita bahas di pertemuan berikutnya aja ya. Saya belum minum Susu nih dari tadi nulis melulu.. hehee
Lagian emang sengaja saya buat demikian bukan tanpa maksud bro. Ya, benar, biar tiap mau ngelanjutin bab ngulang dulu ke pelajaran yang sebelunya. Gak usah di jelasin lah kenapanya. Yang jelas. Besok saya paparin bagaimana cara Menyimpan Proyek Delphi Kita.

Sampai ketemu lagi. Jangan lupa koment nya….. 

Belajar Membuat Program dengan Delphi7 (bag. 2)

Membuat Input,Edit,Hapus Data pada Form Delphi

Apa kabar kawan? Semoga sehat adanya.
Sesuai janji saya kemaren. Kita lanjutkan bahasan kita soal program Delphi kita. Kali ini kita akan membuat form data anggota yang kita buat kemaren menjadi berfungsi tombol-tombolnya. Bagaimana. Sudah siap ?
Ulangi langkah yang dibuat kemaren. Masih ingat kan? Ya sambil menghafal langkah-langkahnya kan gak ada jeleknya mengukang sebentar. Hehee
Setelah siap Delhpi dengan Formnya seperti ini:


Sekarang saatnya kita membuat kode-kode perintah pada tombol-tombolnya. Yakinkan kalau Koneksi Delphi engan database nya sudah jalan. Tapi sebelum menuju tombol Simpan kita perlu membuat kode untuk mendeklarasikan bagaimana status Form saat mulai di jalankan. Caranya:
Klik di bagian kosong Form. Lalu pada Properties pilih event dan klik dua kali pada kolom OnCreate 

lalu ketikkan kodenya sbb:
procedure Tfrmanggota.FormCreate(Sender: TObject);
begin
   Button1.Enabled:= false;
   Button2.Enabled:= false;
   Button3.Enabled:= false;
   Button4.Enabled:= true;
end;

Apa maksud kode tersebut? Ya. Untuk membuat tiga tombol yaitu Button1,Button2 dan Button3 menjadi dalam kondisi tidak aktif dan hanya tombol Button4 saja yang aktif. Kenapa dibuat begitu? Nanti kita akan tahu. Sekarang mari kita lanjutkan koding-koding kita.

Untuk Tombol Simpan
Klik dua kali (double click) pada tombol simpan, lalu tuliskan kodenya seperti berikut :
procedure Tfrmanggota.Button1Click(Sender: TObject);
   var jenis:String;
begin
if Button1.Caption= 'Simpan' then
begin
   ADOQuery1.Close;
   ADOQuery1.SQL.clear;
if RadioButton1.Checked=true then
jenis := 'L'
else if RadioButton2.Checked=true then
jenis := 'P'
else
jenis := '';
   ADOQuery1.SQL.Add ('insert into dt_anggota(id,'
                    +'nama,tgl_lahir,jns_kelaink,'
                    +'alamat) Values("'
                    +Edit1.Text+'","'+Edit2.Text+'","'
                    +datetostr(datetimepicker1.date)+'","'
                    +jenis+'","'+Edit3.Text+'")');
   ADOQuery1.ExecSQL;
   ADOQuery1.SQL.Clear;
   ADOQuery1.SQL.add('Select * from dt_anggota');
   ADOQuery1.Open;
Edit1.Text :='';
Edit2.Text :='';
Edit3.Text :='';
RadioButton1.Checked:=false    ;
RadioButton2.Checked:=false   ;
edit1.SetFocus;
showmessage('Data Sudah Berhasil Disimpan!');
Button1.Enabled:= false;
end else
if Button1.Caption= 'Batal' then
begin
 Button1.Caption:= 'Simpan' ;
   Edit2.Enabled:= true;
   Edit3.Enabled:= true;
   DateTimePicker1.Enabled:= true;
   RadioButton1.Enabled:= true;
   RadioButton2.Enabled:= true;
   RadioButton1.Checked:=false;
   RadioButton2.Checked:=false;
   Edit2.Text:='' ;
   Edit1.Text:='' ;
   Edit3.Text :='';
   edit1.SetFocus;
   Button1.Enabled:= false;
   Button2.Enabled:= false;
   Button3.Enabled:= false;
end;
end;

Wah, panjang juga ya. Tapi mudah-mudahan bias dipahami maksudnya. Kalo masih bingung sementara di kopas aja dulu deh, ntar lama-lama juga mengerti kok. Keliatan rumit karena kita disana sudah melibatkan komponen RadioButton, dan menjadikan tombol Simpan kita bias sekaligus menjadi tombol Pembatalan input.(perhatikan bagian kode “if Button1.Caption= 'Batal' then Begin…dst”)

Sekarang untuk Tombol Edit
Sama caranya. Klik double pada tombol lalu tuliskan kodenya seperti berikut:

procedure Tfrmanggota.Button2Click(Sender: TObject);
var jenis:String;
begin
if Button2.Caption='edit' then
begin
Button1.Caption:= 'Simpan' ;
Button2.Caption:= 'Update' ;
Button3.Caption:= 'Batal';
Button1.Enabled:= false;
Edit2.Enabled:= true;
Edit3.Enabled:= true;
DateTimePicker1.Enabled:= true;
RadioButton1.Enabled:= true;
RadioButton2.Enabled:= true;
end else

if Button2.Caption='Update' then
begin
Button2.Caption:='Update';
ADOQuery1.Close;
ADOQuery1.SQL.clear;
if RadioButton1.Checked=true then
jenis := 'L'
else if RadioButton2.Checked=true then
jenis := 'P'
else
jenis := '';
ADOQuery1.SQL.Add ('update dt_anggota set nama ="'
                  + Edit2.Text
                  +'",tgl_lahir="'+datetostr(datetimepicker1.date)
                  +'",jns_kelamin="'+jenis+'",alamat="'
                  +Edit3.Text+'" where id =('+Edit1.Text+')');
ADOQuery1.ExecSQL;
ADOQuery1.SQL.Clear;
ADOQuery1.SQL.add('Select * from dt_anggota');
ADOQuery1.Open;

Edit1.Text :='';
Edit2.Text :='';
Edit3.Text :='';
RadioButton1.Checked:=false    ;
RadioButton2.Checked:=false   ;
edit1.SetFocus;
showmessage('Data Sudah Berhasil Di Rubah!');

Button2.Enabled:= false;
Button3.Enabled:= false;
end;
end;

Disini tombol Edit juga kita fungsikan ganda, yaitu manakala tombol bertuliskan edit, saat di klik akan membuat kolom-kolom menjadi aktif untuk dapat di edit datanya dan merubah tulisan tombol menjadi Update. Lalu ketika di klik saat tombol bertuliskan Update maka program akan memproses perubahan data pada database kita. Begitulah kira-kira kronologi kerja pada kode di atas. Mudah-mudahan ngerti lah ya maksudnya.

Lanjut lagi.
Sekarang untuk Tombol Hapus
Biasa. Klik dua kali tombolnya lalu tuliskan kode nya seperti berikut :

procedure Tfrmanggota.Button3Click(Sender: TObject);
begin
if Button3.Caption= 'Batal' then
begin
   Button3.Caption:= 'Hapus' ;
   Edit2.Enabled:= true;
   Edit3.Enabled:= true;
   DateTimePicker1.Enabled:= true;
   RadioButton1.Enabled:= true;
   RadioButton2.Enabled:= true;
   RadioButton1.Checked:=false;
   RadioButton2.Checked:=false;
   Edit3.Text :='';
   Edit2.Text:='' ;
   Edit1.Text:='' ;
   edit1.SetFocus;
   Button1.Enabled:= false;
   Button2.Enabled:= false;
   Button3.Enabled:= false;

end else
if Button3.Caption= 'Hapus' then
begin
if(application.MessageBox('Yakin mau menghapus data ini?','Konfirmasi',MB_YesNo)=ID_Yes) then
begin
ADOQuery1.Close;
ADOQuery1.SQL.clear;
ADOQuery1.SQL.Add ('delete from dt_anggota where id =('
                            +Edit1.Text+')');
ADOQuery1.ExecSQL;
ADOQuery1.SQL.Clear;
ADOQuery1.SQL.add('Select * from dt_anggota');
ADOQuery1.Open;

Edit1.Text :='';
Edit2.Text :='';
Edit3.Text :='';
RadioButton1.Checked:=false    ;
RadioButton2.Checked:=false   ;
Edit1.Enabled:= true;
edit1.SetFocus;
showmessage('Data Sudah Berhasil Di hapus!');
Button3.Enabled:= false;
end else
end;
end;

Dan
Untuk tombol Keluar nya tuliskan kode di bawah ini:

procedure Tfrmanggota.Button4Click(Sender: TObject);
begin
if(application.MessageBox('Yakin akan keluar dari program?','Konfirmasi',MB_YesNo)=ID_Yes) then
begin
Application.Terminate;
end;
end;

Sampai disini Program kita sudah bisa di coba. Coba jalankan dengan klik Run atau klik tombol F9 pada keyboard.
Tapi tunggu dulu. Kita tambah satu langkah lagi dulu. Saya ingin Form input saya itu bisa memanggil data dari database ke form juga. Sebab kan tadi kita sudah buat kode untuk meng edit dan meng hapus data. Lalu kalo kita belum bisa memanggil data kita dari database kan lucu ya. Hehee.. Untung di ingetin.
Sebenarnya banyak cara untuk memanggil/menampilkan data dari database ke form. Untuk kali ini saya akan menggunakan cara auto enter pada kolom Edit1 nya aja lah. Wow ide bagus juga nih. Tapi sulit enggak gan ? Jangan kuatir, mudah kok. Yuk di ulai aja.

Caranya: Klik pada komponen Edit1 lalu pada menu properties pilih bagian event (tadi kan udah tau toh dimana tempatnya?) kemudian pilih dan klik dua kali (dobel) pada OnKeyPress. Sudah? Ini dia kode yang harus di tuliskan;

procedure Tfrmanggota.Edit1KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
begin
if key=#13 then  //maksudnya jika yang di tekan tombol Enter//
begin
if Edit1.Text='' then // maksudnya jika edit1 masih kosong//
begin
Application.MessageBox('Masukkan No IDnya dulu donk !','info',0);
Exit;
end
else
begin
ADOQuery1.Close;
ADOQuery1.SQL.Clear;
ADOQuery1.SQL.add('Select * From dt_anggota Where ID =('
                              +Edit1.Text+')');
ADOQuery1.open;
if not ADOQuery1.Eof then
begin
Edit2.Text := ADOQuery1.Fields[1].AsString;
Edit3.Text :=  ADOQuery1.Fields[4].AsString;
if ADOQuery1.Fields[3].AsString = 'L' then
RadioButton1.Checked:=true
else
RadioButton2.Checked:=true;
datetimepicker1.DateTime := ADOQuery1.Fields[2].AsDateTime;

Edit2.Enabled:= false;
Edit3.Enabled:= false;
DateTimePicker1.Enabled:= false;
RadioButton1.Enabled:= false;
RadioButton2.Enabled:= false;
Button1.Enabled:= true;
Button2.Enabled:= true;
Button3.Enabled:= true;
Button1.Caption:= 'Batal' ;
Button2.Caption:='edit';
Button3.Caption:= 'Hapus';
exit;

end else
Edit2.Enabled:= true;
Edit3.Enabled:= true;
DateTimePicker1.Enabled:= true;
RadioButton1.Enabled:= true;
RadioButton2.Enabled:= true;
RadioButton1.Checked:=false;
RadioButton2.Checked:=false;
Edit2.Text:='' ;
Edit3.Text :='';
edit2.SetFocus;
Button1.Enabled:= true;
Button2.Enabled:= false;
Button3.Enabled:= true;
Button3.Caption:= 'Batal';
Button1.Caption:= 'Simpan' ;
end;
end;
end;

Keterangan kode:
Saat tombol enter di tekan, jika kolom edit1 masih kosong akan muncul pesan “Masukkan NoIDnya dulu donk!”. Lalu jika data dengan ID yang di ketikkan  di temukan di database, maka data akan di tampilkan dan kondisi kolom-kolom non aktif,tombol Simpan non aktif, tombol Edit dan Hapus aktif. Jika data tidak ditemukan atau data belum ada di database dengan ID yang di ketikkan, maka kolom-kolom akan di aktifkan, kursor menuju ke edit2, tombol Simpan akan di aktifkan. Begitu kira-kira maksudnya. Lihat gambar:



Nah. Sekarang coba di run programnya. Coba masukkan data ke form. Kalau anda lakukan proses tadi dengan benar maka anda sekarang sudah bias menginputkan data kedalam database Ms Access dan juga memanggilnya serta nengedit datanya.

Iini dulu lah ya untuk kali ini. Selanjutnya nanti kita akan kembangkan form kita tadi untuk bisa memanggil data nya dari DBGridnya sendiri, Mencetak tabel datanya, Menyimpan Prongamnya, dan trik-trik lainnya. Ikuti terus ya…
Sampai ketemu lagi di bagian ke 3 ..